Mau Berhenti Makan Nasi? Pahami Dulu Kekurangan dan Kelebihannya

What Happens if I Stop Eating Rice

Berhenti makan nasi adalah salah satu cara diet paling efektif tetapi juga ada kekurangan yang perlu diketahui.

Bagi orang Asia, nasi adalah komoditi utama dalam bahan pangan. Apapun lauknya, apapun sayurnya, rasanya kurang lengkap jika tidak ada nasi di sampingnya. Padahal, nasi terutama nasi putih memiliki kandungan gula atau glukosa yang sangat tinggi. Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi nasi dan jarang bergerak, maka nasi yang Anda konsumsi bisa menyebabkan bobot tubuh bertambah.

Karena itu, ketika seseorang memutuskan untuk berdiet, salah satu langkah yang ia lakukan adalah berhenti makan nasi. Terutama nasi putih, dan menggantinya dengan jenis nasi yang lain seperti merah, cokelat, atau hitam. Tetapi banyak juga dari mereka yang benar-benar berhenti makan nasi dan mengganti asupan karbohidrat dengan makanan yang lain.

Utamanya adalah umbi-umbian, seperti kentang, ubi, atau singkong. Bagi Anda yang ingin memulai diet dengan berhenti makan nasi, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui lebih dulu. Seperti keuntungan dan efek samping yang ditimbulkan ketika Anda bulat memutuskan untuk berhenti makan nasi.

NAFSU MAKAN MENURUN

Keuntungan tidak makan nasi yang pertama adalah nafsu makan Anda secara otomatis akan menurun. Karena, saat Anda mengurangi konsumsi karbohidrat, tubuh akan mengalami perubahan hormon. Terutama hormon pengatur rasa lapar. Hal ini dipicu oleh banyaknya jenis-jenis asupan lain yang masuk ke dalam tubuh Anda. Mulai dari asupan protein, sayur, dan buah.

BERAT BADAN MENURUN

Keuntungan tidak makan nasi yang kedua adalah berat badan juga bisa turun. Hal ini bisa terjadi karena lemak yang ada di dalam tubuh jadi lebih mudah untuk dipecah. Sehingga, lemak yang biasanya terkunci oleh glukosa bisa disebarkan dan memiliki fungsi lain. Seperti tenaga atau energi dan cadangan makanan.

KONSENTRASI DAN TENAGA MENINGKAT

Keuntungan tidak makan nasi yang ketiga adalah konsentrasi dan tenaga meningkat. Seperti yang sudah disebutkan di atas, ketika seseorang tidak makan nasi maka lemak yang ada di dalam tubuhnya akan disebarkan ke bagian tubuh lainnya untuk kemudian diolah, sesuai dengan kebutuhan tubuh tersebut.

Selain itu, nasi juga menjadi salah satu penyebab menurunnya konsentrasi. Ketika berhenti makan nasi, otak lama-lama beradaptasi dan menyalurkan sumber energi lain untuk mengganti karbohidrat. Proses ini ternyata juga membantu otak untuk berkonsentrasi lebih dan mencegah pelupa dini.

Tiga poin di atas adalah keuntungan tidak makan nasi yang akan Anda dapat. Tetapi bagaimana dengan rugi atau kekurangannya?

MUDAH LELAH

Saat mengawali proses tidak makan nasi, Anda akan merasa cepat lelah karena tubuh sedang beradaptasi. Seperti mengeluarkan sisa karbohidrat dan air, serta sedang berusaha menyalurkan lemak sebagai sumber energi.

SULIT TIDUR

Masalah berikutnya yang mungkin saja datang saat Anda berhenti makan nasi adalah akan kesulitan tidur. Hal ini terjadi karena tubuh Anda merasa lapar akibat jumlah konsumsi karbohidrat yang berkurang. Sehingga saat tidur di malam hari seseorang yang diet dengan berhenti makan nasi akan kesulitan untuk tidur.

Source >